KALKULATOR VALUASI EKONOMI RISIKO BENCANA

·

·

KALKULATOR VALUASI EKONOMI RISIKO BENCANA

 

(ECONOMIC RISK VALUATION CALCULATOR)

Overview Fitur

Kalkulator Valuasi Ekonomi Risiko Bencana adalah alat analisis finansial yang mengkuantifikasi dampak ekonomi dari potensi bencana terkait air dan lingkungan di Kantor Telkom Gadang. Fitur ini menghitung kerugian langsung dan tidak langsung akibat bencana seperti banjir, kekeringan, longsor, dan degradasi sumber daya air, serta membandingkannya dengan biaya investasi mitigasi. Dengan pendekatan cost-benefit analysis, kalkulator ini memberikan dasar objektif untuk pengambilan keputusan strategis dalam alokasi anggaran mitigasi bencana.

 

Apa itu Valuasi Ekonomi ?

Valuasi ekonomi adalah proses untuk mengestimasi nilai ekonomi (biasanya dalam bentuk moneter) dari suatu barang atau jasa yang tidak memiliki pasar atau harga yang jelas.

Mengapa Valuasi Ekonomi Diperlukan?

Barang-barang non-pasar ini memiliki nilai yang sangat besar bagi masyarakat, tetapi karena tidak diperjualbelikan, nilainya sering diabaikan dalam proses pengambilan keputusan. Valuasi ekonomi hadir untuk mengatasi berbagai masalah. Dalam konteks perusahaan, valuasi ekonomi dapat menjadi pembanding dengan Proyek Pembangunan.

Sebagai contoh, sebuah perusahaan ingin membangun pabrik di area hutan mangrove. Valuasi ekonomi menghitung nilai mangrove sebagai penahan tsunami, pemijahan ikan, dan penyerap karbon. Nilai ini bisa dibandingkan dengan keuntungan ekonomi dari pabrik tersebut untuk pengambilan keputusan yang lebih adil.

Bagaimana Valuasi Ekonomi diterapkan pada PT Telkomsel ?

Perusahaan yang terbangun di sekitar DAS tentu memiliki dampak terhadap lingkungan. Aktivitas-aktivitas yang ada di perusahaan dapat mengganggu fungsi alami DAS dan memicu atau memperparah bencana seperti:

  1. Banjir Bandang di hilir karena berkurangnya daerah resapan air di
  2. Kekeringan karena cadangan air tanah tidak
  3. Longsor akibat hilangnya vegetasi penahan tanah di
  4. Pencemaran Air yang merusak ekosistem dan sumber air

Valuasi ekonomi berperan untuk menghitung Biaya Kerusakan (Damage Cost) dan Biaya yang Dihindari (Avoided Cost) akibat terganggunya jasa ekosistem DAS. Tujuan dari perhitungan ini untuk perusahaan meliputi, melakukan risk assessment dan perencanaan kontinjensi untuk mengelola risiko operasional dan reputasi.

 

Risk assessment dan perencanaan kontinjensi

 

Tahapan Keterangan Metode Input dibutuhkan Proses pengolahan Output hasil
Pra Bencana Menguraikan estimasi nilai ekonomi dari perusahaan di sekitar DAS sebelum bencana terjadi. Valuasi Ekonomi dengan pendekatan Market Price / Damage Cost Data ekosistem yang ada di sekitar DAS, Harga jual barang market, Harga jual barang non market Menghitung nilai keuntungan kantor di sekitar DAS yang dipengaruhi nilai ekosistem  DAS Nilai Ekonomi Total Perusahaan Pra Bencana
Paska Bencana Menguraikan estimasi nilai ekonomi dari perusahaan di sekitar DAS setelah bencana terjadi. Valuasi Ekonomi dengan pendekatan Lost Income / Production Value Nilai kerugian perusahaan, Nilai pengganti dari aset yang rusak Menghitung biaya perbaikan atau nilai replacement cost dari aset-aset yang rusak. Nilai Ekonomi Total Pasca Bencana
Tanggap Bencana Menguraikan estimasi nilai ekonomi dari perusahaan di sekitar DAS pada saat bencana terjadi. Valuasi Ekonomi dengan pendekatan Lost Income / Production Value Nilai kerugian perusahaan, Nilai pengganti dari aset yang rusak Menghitung biaya perbaikan atau nilai replacement cost dari aset-aset yang rusak. Nilai Ekonomi Total Selama Periode Bencana

 

 

VALUASI KERUGIAN BENCANA

 

Bencana Keterangan Metode Input dibutuhkan Proses pengolahan Output hasil
Banjir Menguraikan estimasi nilai ekonomi dari perusahaan di sekitar DAS sebelum, selama, dan setelah bencana banjir terjadi. Valuasi Ekonomi Terlampir Terlampir Nilai Ekonomi Total yang didapat perusahaan akibat adanya bencana
Kekeringan Menguraikan estimasi nilai ekonomi dari perusahaan di sekitar DAS sebelum, selama, dan setelah bencana kekeringan terjadi. Valuasi Ekonomi Terlampir Terlampir Nilai Ekonomi Total yang didapat perusahaan akibat adanya bencana
Tanah longsor Menguraikan estimasi nilai ekonomi dari perusahaan di sekitar DAS sebelum, selama, dan setelah bencana tanah longsor terjadi. Valuasi Ekonomi Terlampir Terlampir Nilai Ekonomi Total yang didapat perusahaan akibat adanya bencana

 

 

VALUASI BENEFIT PELUANG

Peluang Keterangan Metode Input dibutuhkan Proses pengolahan Output Hasil
Ipal Pembangunan IPAL di sekitar kantor dekat dengan wilayah DAS akan memberikan dampak terkait konsumsi penggunaan air. Nilai keuntungan yang didapatkan akan diestimasi menggunakan valuasi ekonomi Valuasi Ekonomi pendekatan TEV (Total Economic Value) Contingent Valuation (CVM), Nilai WIllingness To Pay, Replacement Cost / Mitigation Cost Menghitung berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk membangun instalasi IPAL, Survei untuk menanyakan Willingness to Pay (WTP) masyarakat untuk memiliki air bersih atau Willingness to Accept (WTA) kompensasi atas hilangnya sumber air. Nilai Ekonomi Total yang didapat perusahaan
Konservasi Konservasi di sekitar kantor dekat dengan wilayah DAS akan memberikan dampak terkait bencana yang dapat diminimalisir kerugiannya. Sehingga nilai keuntungan yang didapatkan akan diestimasi menggunakan valuasi ekonomi Valuasi Ekonomi pendekatan TEV (Total Economic Value) Contingent Valuation (CVM), Nilai WIllingness To Pay, Replacement Cost / Mitigation Cost Menghitung berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk membangun infrastruktur pengganti fungsi alami DAS yang hilang (misalnya biaya membangun waduk raksasa untuk menggantikan fungsi resapan hutan)., Survei untuk menanyakan Willingness to Pay (WTP) masyarakat untuk memiliki air bersih atau Willingness to Accept (WTA) kompensasi atas hilangnya sumber air. Nilai Ekonomi Total yang didapat perusahaan

 

 

 

 

 

DAMPAK

 

Dampak Keterangan Metode Input dibutuhkan Proses pengolahan Output hasil/Deliverables
Tidak langsung Nilai ekonomi yang dihitung berdasarkan dampak yang tidak langsung dapat dimaterialkan terhadap perusahaan Valuasi Ekonomi non Use Value, Nilai Warisan dan dan nilai eksistensi Terlampir Penghitungan nilai Ekonomi Total dari dampak tidak langsung Nilai Ekonomi Total
Langsung Nilai ekonomi yang dihitung berdasarkan dampak yang dapat langsung dimaterialkan terhadap perusahaan Valuasi Ekonomi Use Value dan Non Use Value Terlampir Penghitungan nilai Ekonomi Total dari dampak tidak langsung Nilai Ekonomi Total

 

LANGKAH-LANGKAH VALUASI EKONOMI PT TELKOMSEL DI WILAYAH DAS

  1. Mengidentifikasi Jasa Ekosistem DAS yang Terdegradasi

Aktivitas perusahaan merusak jasa alam yang diberikan oleh DAS yang sehat, contohnya :

Kemampuan DAS menyerap, menyimpan, dan melepaskan air secara perlahan (Regulasi Air (Water Regulation)

Kemampuan vegetasi menahan tanah (Pengendalian Erosi (Erosion Control)

Kemampuan tanah dan vegetasi menyaring air secara alami (Penyaringan Polutan (Water Filtration)

  1. Mengkuantifikasi Dampak terhadap Risiko Bencana

Berkurangnya resapan air akan meningkatkan aliran permukaan (runoff), sehingga debit air puncak saat hujan ikut meningkat. Hal tersebut pada akhirnya akan meningkatkan frekuensi dan intensitas banjir. Kemudian berkurangnya vegetasi penutup lahan akan meningkatkan laju erosi, sehingga terjadi pendangkalan di sungai dan memperparah risiko banjir dan risiko longsor.

  1. Memberikan Nilai Moneter pada Dampak Bencana

 

Jenis

Biaya/Dampak

Metode Valuasi Contoh Perhitungan
Kerusakan

Langsung pada Aset

 

Rumah tenggelam

Market Price / Damage Cost Menghitung biaya perbaikan atau nilai replacement cost dari aset-aset yang rusak.
Jalan & jembatan rusak
Lahan pertanian terendam
Kerugian Ekonomi Tidak Langsung Aktivitas perdagangan terhenti Lost Income / Production Value Mengestimasi nilai output ekonomi (misalnya, GDP daerah) yang hilang selama periode banjir.
Aktivitas industri terhenti
Gangguan transportasi
 

Biaya Kesehatan

Wabah penyakit pasca-banjir (diare, DBD) Cost of Illness

(COI)Human Capital Approach

Menghitung biaya pengobatan + kehilangan pendapatan karena tidak bisa bekerja.
Gangguan kesehatan akibat polusi
 

Biaya Pencegahan & Mitigasi

 

Pembangunan tanggul

 

Replacement Cost / Mitigation Cost

Menghitung berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk

membangun infrastruktur pengganti fungsi alami DAS yang hilang (misalnya, biaya membangun waduk raksasa untuk menggantikan fungsi resapan hutan).

Normalisasi sungai
Program relokasi
Nilai Hilangnya Jasa Ekosistem Hilangnya sumber air bersih Contingent Valuation (CVM) Survei untuk menanyakan Willingness to Pay (WTP)

masyarakat untuk memiliki air bersih atau Willingness to Accept (WTA) kompensasi atas hilangnya sumber air.

Hilangnya hasil perikanan air tawar

 

Landasan Ilmiah

Fitur ini dikembangkan berdasarkan:

  • Ekonomi Bencana: Tevaluasi kerugian ekonomi langsung (kerusakan aset) dan tidak langsung (gangguan operasional).
  • Analisis Biaya-Manfaat (Cost-Benefit Analysis): Membandingkan biaya investasi mitigasi dengan potensi pengurangan kerugian.
  • Risk-Based Valuation: Penilaian risiko berbasis probabilistik untuk menghitung Expected Annual Loss (EAL).
  • Regulasi: Sesuai dengan Permen PUPR No. 12/2014 tentang Penanggulangan Bencana di Sektor Infrastruktur dan UU No. 24/2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Manfaat yang Akan Diterima

  1. Manfaat bagi Kantor Telkom Gadang (Tingkat Site/Operasional):
  1. Mitigasi Risiko Gangguan Operasional:
    • Dampak Langsung: Menghindari kerugian finansial akibat kerusakan aset (e.g., server, kabel bawah tanah, gedung) yang dapat mencapai miliaran rupiah.
    • Mencegah Downtime: Mengurangi gangguan layanan telekomunikasi yang berpotensi menurunkan pendapatan dan kepercayaan pelanggan.
  2. Pengurangan Biaya Operasional:
    • Efisiensi Penggunaan Anggaran: Alokasi dana mitigasi tepat sasaran berdasarkan analisis risiko ekonomi.
    • Perencanaan yang Efisien: Prioritaskan investasi pada mitigasi dengan return on investment (ROI) tertinggi.
  3. Peningkatan Keandalan Infrastruktur:
    • Perlindungan Fisik: Membantu mengamankan aset kritikal seperti data center dan menara telekomunikasi dari kerusakan fisik.

 

 

  1. Manfaat bagi PT Telkom Indonesia (Tingkat Korporat/Strategis):
  1. Pemenuhan Regulasi & Pengurangan Risiko Hukum:
    • Compliance: Mematuhi UU No. 24/2007 yang mewajibkan perusahaan untuk memiliki rencana mitigasi bencana.
    • Social License to Operate: Meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan melalui transparansi dalam pengelolaan risiko.
  2. Peningkatan Reputasi Brand & ESG:
    • Nilai Tambah Hijau (Green Value): Demonstrasi komitmen terhadap ketahanan bencana dan keberlanjutan.
    • Daya Tarik Investor: Laporan risiko bencana yang terkuantifikasi meningkatkan skor ESG dan menarik investor bertanggung jawab.
  3. Perencanaan dan Standardisasi Nasional:
    • Pilot Project yang Dapat Direplikasi: Model valuasi risiko dapat diterapkan di semua kantor regional.
    • Melindungi Aset Strategis Nasional: Memastikan kelangsungan layanan telekomunikasi nasional melalui perlindungan aset kritikal.
  4. Penguatan Hubungan dengan Stakeholder:
    • Pemerintah: Kolaborasi dalam program nasional ketahanan bencana.
    • Masyarakat: Kontribusi pada ketahanan bencana wilayah melalui tata kelola risiko yang transparan.

Ringkasan Manfaat dalam Bentuk Visual:

Tingkat Manfaat Operasional Manfaat Strategis
Kantor Telkom Gadang – Pengurangan kerugian finansial
– Efisiensi anggaran mitigasi
– Perlindungan aset kritikal
– Compliance UU Bencana
– Peningkatan skor ESG
PT Telkom Seluruhnya – Standardisasi manajemen risiko – Daya tarik investor
– Replikasi model nasional

Parameter Input Data

 

Parameter Kunci yang Diperlukan:

  1. Nilai ekonomi aset (gedung, server, infrastruktur).
  2. Data historis kejadian bencana (frekuensi dan dampak).
  3. Probabilitas kejadian bencana (berbasis data iklim dan geologi).
  4. Biaya investasi mitigasi (e.g., biopori, IPAL, sumur resapan).
  5. Potensi gangguan operasional dan downtime.

Metode

Langkah-langkahnya:

  1. Penentuan Faktor (Criteria): Identifikasi aset berisiko dan ancaman bencana.
  2. Klasifikasi & Skoring:
    • Contoh: Aset data center → Skor 5 (dampak tinggi), area parkir → Skor 2 (dampak rendah).
  3. Pemberian Bobot (Weighting):
    • Contoh: Nilai ekonomi aset (bobot 40%), probabilitas bencana (bobot 30%), dampak operasional (bobot 30%).
  4. Kalkulasi Valuasi:
    • Rumus: Expected Annual Loss (EAL) = Probability of Event × Economic Impact.
    • Benefit-Cost Ratio (BCR) = Total Benefits (pengurangan EAL) / Total Costs (investasi mitigasi).

Fitur pada Dashboard:

  • Overlay Zona: Peta risiko ekonomi (zona merah = kerugian tinggi).
  • Lokasi Aset Telkom: Titik aset dengan nilai ekonomi tertinggi.
  • Informasi Klik (Popup): Detail valuasi ekonomi dan rekomendasi mitigasi.
  • Legenda dan Metadata: Sumber data dan asumsi perhitungan.

 

SIMULASI

 

Lokasi: Kantor Telkom Gadang, Kec. Sukun, Kota Malang
Area Analisis: 15.500 m²

  1. Parameter Input yang Digunakan:
Parameter Sumber Data Nilai/Deskripsi
Nilai Ekonomi Aset Data Internal Telkom Data center: Rp 50 M, Gedung: Rp 20 M
Probabilitas Banjir Data Historis BMKG 20% per tahun
Dampak Downtime Data Operasional Rp 500 juta/hari
Biaya Investasi Mitigasi Estimasi Proyek Rp 1,5 M (biopori, IPAL, sumur resapan)
  1. Metodologi Perhitungan:
  • MetodeExpected Annual Loss (EAL) dan Benefit-Cost Analysis (BCA).
  • Parameter & Bobot: Nilai aset (40%), probabilitas bencana (30%), dampak operasional (30%).
  • Skala Risiko: 1 (Rendah) – 5 (Tinggi).
  1. Hasil Simulasi & Zonasi:
  • Zona Risiko Tinggi (Data Center): EAL = Rp 10 M/tahun → Rekomendasi: Investasi mitigasi (BCR = 3.0).
  • Zona Risiko Menengah (Gedung Utama): EAL = Rp 4 M/tahun → Rekomendasi: Mitigasi sederhana (BCR = 1.5).
  • Zona Risiko Rendah (Area Parkir): EAL = Rp 500 ribu/tahun → Rekomendasi: Pemeliharaan rutin.

 

 

Manfaat Langsung yang Dapat Diukur

  1. Pengurangan Kerugian Finansial: Potensi pengurangan EAL hingga Rp 12 M/tahun.
  2. Efisiensi Biaya: ROI investasi mitigasi mencapai 200% dalam 5 tahun.
  3. Kepatuhan Regulasi: Memenuhi UU Penanggulangan Bencana.
  4. Peningkatan Nilai Aset: Perlindungan aset kritikal meningkatkan nilai perusahaan.
  5. Pengurangan Downtime: Mengurangi gangguan operasional hingga 50%.

Manfaat Tidak Langsung:

  • Pengaruh terhadap Keuangan Perusahaan: Arus kas lebih stabil akibat pengurangan kerugian tak terduga.
  • Dampak pada Laporan Keuangan: Pengurangan provisi kerugian bencana dalam laporan tahunan.

Langkah Selanjutnya

  1. Validasi Lapangan: Verifikasi nilai aset dan data historis bencana.
  2. Detailed Engineering Design (DED): Rancang detail investasi mitigasi berdasarkan BCR tertinggi.
  3. Implementasi Bertahap: Prioritaskan zona dengan EAL tertinggi.
  4. Monitoring & Evaluasi: Pantau reduksi EAL pasca-implementasi mitigasi.

Simulasi ini membuktikan bahwa Kalkulator Valuasi Ekonomi Risiko Bencana tidak hanya mengidentifikasi kerugian potensial, tetapi juga memberikan dasar finansial yang kuat untuk investasi mitigasi, mengubah manajemen risiko dari biaya menjadi investasi strategis yang menguntungkan bagi PT Telkom Indonesia.

 



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *