Peta Stok Karbon

·

·

“KarbonMap”

 “From Data to Decision: Memetakan Masa Depan Karbon Anda.”

 

Menyediakan data spasial yang akurat dan mudah diakses mengenai stok karbon (carbon stock) dan potensi emisi (carbon liability) suatu wilayah.

Memenuhi ESG (Environmental, Social, Governance), pelaporan emisi Scope 3, perencanaan NZE (Net Zero Emission), dan menghindari risiko finansial dari investasi pada area dengan stok karbon tinggi.

Perencanaan tata ruang berbasis karbon, pemantauan deforestasi/degradasi, penyusunan FOLU Net Sink, dan akses ke pendanaan iklim (carbon credit, REDD+).

Proyek Karbon & NGO: Identifikasi lokasi potensial untuk proyek karbon (seperti REDD+, ARRYM), pemantauan baseline dan perubahan stok karbon, serta validasi hasil proyek.

Assesment risiko lingkungan untuk portofolio investasi (green financing) dan due diligence.

KOMPONEN UTAMA PRODUK

Produk ini akan terdiri dari beberapa lapisan data dan analisis:

A. Peta Stok Karbon Saat Ini (Current Carbon Stock)

· Sumber Data: Citra Satelit (Landsat, Sentinel, Lidar jika ada), Data LiDAR UAV/Drone untuk akurasi tinggi, dan data lapangan (untuk kalibrasi).

· Metodologi: Menggunakan model algoritma machine learning yang menghubungkan data citra satelit dengan data biomasa lapangan.

· Yang Dipetakan:

· Karbon Above-Ground Biomass (AGB): Karbon yang tersimpan di pepohonan dan vegetasi.

· Karbon Below-Ground Biomass (BGB): Karbon yang tersimpan di akar (dihitung berdasarkan rasio AGB).

· Karbon Tanah (Soil Organic Carbon/SOC): Karbon yang tersimpan di dalam tanah.

· Karbon Necromass: Karbon dari serasah dan kayu mati.

· Output: Peta dengan resolusi spasial yang dapat disesuaikan (misal, 10m x 10m, 30m x 30m) yang menunjukkan ton karbon per hektar (tC/ha).

 

B. Peta Potensi Emisi (Carbon Liability Map)

·Memetakan “kewajiban karbon” jika suatu wilayah mengalami perubahan tutupan lahan (conversi, deforestasi, kebakaran).

· Menganalisis data historis dan proyeksi perubahan lahan.

· Yang Dipetakan:

· Business-as-Usual (BAU) Scenario: Berdasarkan tren historis deforestasi/degradasi, berapa ton karbon yang akan terlepas dalam 5, 10, 20 tahun ke depan?

· Risk-Based Scenario: Memetakan wilayah dengan risiko konversi lahan tinggi (berdasarkan data perizinan, tekanan ekonomi, jarak dari jalan, dll) dan menghitung potensi emisi jika dikonversi.

· Output: Peta “zona risiko emisi” dan laporan numerik potensi emisi.

 

· Fitur Inti:

Visualisasi Peta: Klien dapat melihat, zoom-in, dan membandingkan berbagai lapisan peta (stok karbon, tutupan lahan, risiko kebakaran).

Zonasi & Delineasi: Klien dapat menggambar/mengunggah batas area minat mereka (misal, konsesi perusahaan, batas administratif desa).

Sistem menghitung total stok karbon, rata-rata karbon/hektar, dan potensi emisi di dalam area yang dipilih.

Melihat perubahan stok karbon dari waktu ke waktu (misal, 5 tahun terakhir).

1. Subscription (Berlangganan): Akses ke platform dashboard dengan fitur lengkap, berdasarkan luas area yang dipantau.

2. Project-Based Service: Layanan konsultasi khusus untuk satu proyek (misal, memetakan satu konsesi tertentu dan memberikan laporan mendalam).

KarbonMap menjadi alat yang sangat berharga dalam transisi menuju ekonomi rendah karbon di Indonesia. Produk ini menjawab kebutuhan nyata akan data karbon yang terpercaya dan dapat ditindaklanjuti.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *